Dengan pemilihan presiden 2020 yang semakin dekat, penting bagi pemilih untuk membiasakan diri dengan kebijakan dan platform kandidat terkemuka. Dua pesaing utama untuk kepresidenan adalah Presiden Donald Trump, yang mewakili Partai Republik, dan mantan Wakil Presiden Joe Biden, yang mewakili Partai Demokrat. Mari kita lihat lebih dekat pada kebijakan dan platform masing -masing.
Presiden Donald Trump, yang dikenal karena pendekatan konservatifnya terhadap pemerintahan, telah berfokus pada beberapa masalah utama selama masa jabatannya. Salah satu prioritas utamanya adalah ekonomi, karena ia telah mengawasi pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan tingkat pengangguran yang rendah sebelum pandemi Covid-19. Trump juga memprioritaskan keamanan nasional, menerapkan kebijakan imigrasi yang ketat dan meningkatkan pengeluaran militer. Selain itu, Trump berfokus pada deregulasi, memotong birokrasi untuk bisnis dan mempromosikan prinsip-prinsip pasar bebas.
Dalam hal perawatan kesehatan, Trump telah bekerja untuk mencabut dan mengganti Undang -Undang Perawatan Terjangkau (ACA), juga dikenal sebagai Obamacare. Meskipun ia belum mempresentasikan rencana perawatan kesehatan yang komprehensif, ia telah mengambil langkah -langkah untuk menurunkan harga obat resep dan meningkatkan transparansi dalam biaya perawatan kesehatan. Trump juga vokal tentang dukungannya untuk Amandemen Kedua dan telah menunjuk hakim konservatif ke pengadilan federal.
Di sisi lain, mantan Wakil Presiden Joe Biden telah memposisikan dirinya sebagai Demokrat moderat dengan fokus pada persatuan dan menyembuhkan negara yang terpecah. Biden telah menguraikan beberapa proposal kebijakan utama, termasuk rencana untuk memerangi perubahan iklim melalui investasi dalam energi dan infrastruktur terbarukan. Dia juga telah mengusulkan memperluas akses perawatan kesehatan melalui opsi publik dan memperkuat ACA.
Biden telah menekankan perlunya reformasi peradilan pidana, termasuk berinvestasi dalam kepolisian masyarakat dan menangani rasisme sistemik dalam sistem peradilan pidana. Dia juga telah mengusulkan menaikkan upah minimum menjadi $ 15 per jam dan memperluas akses ke program pendidikan dan pelatihan kerja.
Dalam hal kebijakan luar negeri, Biden telah mengkritik pendekatan Trump terhadap hubungan internasional, khususnya kecenderungan isolasionisnya dan hubungan yang tegang dengan sekutu tradisional. Biden telah berjanji untuk bergabung kembali dengan Perjanjian Iklim Paris dan Organisasi Kesehatan Dunia, serta pekerjaan untuk memperkuat NATO dan aliansi internasional lainnya.
Secara keseluruhan, kebijakan dan platform kandidat presiden terkemuka mencerminkan perbedaan dan prioritas ideologis masing -masing. Ketika pemilih bersiap untuk memberikan suara mereka pada bulan November, penting untuk mempertimbangkan di mana setiap kandidat berdiri pada masalah yang paling penting bagi mereka. Pada akhirnya, keputusan siapa yang akan memimpin negara selama empat tahun ke depan akan memiliki implikasi yang luas untuk masa depan Amerika Serikat.
